mU5LiMaH eVenT

yuk 5EmaRaKkan ....ajak sodari-sodari qt di...
GEMA CINTA

Ahad, 13 Feb 2011

Pukul 08.00-12.00 Wita Gedung Dakwah Aisyiyah

(Jl. Nangka-PALU BARAT)

tiket masuk Rp. 5.000,-


tiket dapat diperoleh di sekretariat LM Palu

AKU MENCINTAIMU KARENA ALLAH

Persaudaraan adalah karunia yg dituangkan Allah dalam hati-hati hamba-Nya yang ikhlas dan bertakwa. Persaudaraan ini terjalin karena adanya perasaan cinta yang dilandasi iman dan takwa. Sekalipun ada cinta, jika tak ada dasar iman dan takwa, persaudaraan sulit terwujud dan lebih banyak kemungkinan untuk saling bertolak belakang.


Hal-hal yang dapat menguatkan persaudaraan adalah :

1. Memberitahukan perasaan cinta pada yang kita cintai.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Apabila seseorang mencintai saudaranya, maka hendaklah ia mengatakan rasa cintanya kepadanya" (HR. Abu Dawud dan At Tirmidzi)

2. Saling mendoakan.
Pada dasarnya org yang mendoakan saudaranya tidak akan rugi karena keutamaan doa itu sendiri adalah kembali kepada orang yang berdoa.
" Tidaklah seorang hamba mukmin berdoa untuk saudaranya dari kejauhan, melainkan malaikat berkata 'Dan bagimu seperti itu' " (HR Muslim)

3. Saling memberikan hadiah.
Pemberian hadiah secara tidak langsung akan menumbuhkan perasaan cinta antara pemberi dan yang diberi hadiah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Saling memberi hadiahlah, niscaya kamu akan saling mencintai" (HR Al Bukhari)

4. Menjabat tangan & mengucapkan salam ketika bertemu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, kamu tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman, kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan cara yang apabila kalian kerjakan pasti kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)

5. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara).
Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yg ingin dilapangkan rezkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi” (HR. Bukhari Muslim)

6. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya.
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Barang siapa melepaskan salah satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melepaskan salah satu kesusahan hari kiamat darinya. Barang siapa memudahkan orang yang dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya didunia dan akhirat" (HR Muslim)

7. Memenuhi hak saudaranya.

Terbagi menjadi 2 yaitu:
Hak umum yang terdapat dalam hadits d
ari Abu Hurairah Radhiallahua ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam: Mengucapkan salam bila engkau bertemu dengannya; Memenuhi Undangannya; Menasehati jika ia memintanya; Menjawab jika ia bersin dan mengucapkan Alhamdulillah; Menjenguknya ketika sakit; dan mengiringi jenazahnya ketika meninggal dunia”. (HR. Muslim)
Hak Khusus, yaitu berinteraksi dalam segala hal dan berusaha untuk menutup aibnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “
Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yg lain, kecuali Allah menutupi keburukannya pada hari kiamat" (HR Muslim)

***

MENJAGA RUMAH DARI GANGGUAN SETAN


Rumah adalah tempat berteduh bagi kita, tempat beristirahat dan tempat untuk mendapatkan kehangatan di tengah keluarga kita. Oleh karena itu, kita sangat mendambakan rumah yang nyaman, aman, damai dan tenang. Beberapa orang mungkin menmpuh cara-cara yang haram (kesyirikan) untuk mendapatkan hal tersebut, misalnya memasang tamimah (jimat), pergi ke dukun, dan lain-lain.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memberikan resep yang mudah agar rumah kita senantiasa aman dari gangguan syaithan, yaitu dalam hadits berikut:

Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Bila hari telah senja tahanlah anak-anakmu untuk tidak keluar rumah karena pada waktu itu banyak setan berkeliaran. Bila waktu telah berlalu, biarkanlah mereka, tutuplah pintu-pintu rumah, sebutlah nama Allah, karena setan tidak dapat membuka pintu-pintu yang tertutup. Tutuplah tempat minum dan sebutlah nama Allah, tutuplah bejana-bejana kalian dan sebutlah nama Allah, walau dengan meletakkan sesuatu di atasnya, dan matikan lampu-lampu.” (Mutafaqqun’alaihi)

Banyak sekali faedah yang kita dapat dari hadits ini, selain kita melindungi rumah dan anak-anak kita dari gangguan setan, juga terkandung faedah dalam menjaga makanan dari kotoran dan najis yang berasal dari hewan-hewan yang kotor (seperti tikus dan kecoak) di malam hari, sehingga tidak menimbulkan penyakit. Dan dipadamkannya lampu di malam hari adalah untuk mencegah terjadinya kebakaran serta kalau jaman sekarang agar tidak boros dalam penggunaan listrik.

Semoga kita bisa istiqomah dalam mengamalkan hadits ini sehingga rumah dan keluarga kita dijauhkan dari gangguan syaithan.

*) Disadur ulang dari Tarbiyatul Abna (edisi terjemahan), Musthofa Al-Adawi

***